Jumat, 28 September 2012

Isi

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang PPL
Belajar sebagai suatu proses perubahan yang ada dan terjadi pada diri seseorang sebagai hasil pengalaman tertentu, memiliki tujuan yang jelas dan terarah.(Gordon Dryden & Jeannette Vos  2000: 107), menyebutkan bahwa belajar semestinya memiliki tiga tujuan :
1.        Mempelajari keterampilan dan pengetahuan materi-materi pelajaran spesifik secara lebih cepat ,lebih baik dan lebih mudah,
2.        Mengembangkan kemampuan konseptual umum dan mampu belajar menerapkan konsep yang sama atau yang berkaitan dengan bidang-bidang yang lain.
3.        Mengembangkan kemampuan dan sikap pribadi yang secara mudah dapat digunakan dalam segala tindakan.

Berdasarkan kutipan diatas , hal terpenting yang perlu kita perhatikan adalah bahwa dengan semua pengetahuan,konsep,sikap dan kemampuan serta keterampilan merupakan proses dan kesadaran berubah sebagai pengembangan Fungsi kodrat yang ada pada diri seseorang
Kemampuan dan kesadaran berubah sebagai hasil belajar, merupakan kekuatan untuk mempertahankan dan melangsungkan hidup sebagai manusia yaitu melalui system pengetahuan , sikap dan keterampilan yang dipelajarinya . Dengan kata lain, melalui belajar seseorang diharapkan memiliki kecakapan hidup (Liffe Skill).
Maka dari itu lembaga pendidikan STAIMA Kota Banjar merealisasikan salah satu sub silabus pembelajarannya kepada Mahasiswa melalui Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), yang wajib di ikuti setiap mahasiswa pada semester V Program S I PAI sebagai penjabaran lapangan dari pemahaman-pemahaman teori pembelajaran dalam perkuliahan.

B.   Tujuan Praktek Pengalaman Lapangan
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Program S 1 Fakultas Tarbiyah  Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al-Azhar (STAIMA) Kota Banjar bertujuan diantaranya adalah :
1.        Agar para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman serta penghayatan langsung dari berbagai kegiatan pendidikan.
2.        Membekali mahasiswa dengan kemampuan Profesional dibidang kependidikan Islam, sehingga nantinya mampu memadukan teori dan praktik dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran.

C.   Gambaran Umum Pelaksanaan PPL
1.         Observasi
              Tujuan Observasi supaya Mahasiswa:
a.         Mengetahui perencanaan pengajaran,kegiatan belajar mengajar.
b.        Memperoleh gambaran tentang mekanisme belajar mengajar , sarana dan prasarana sekolah.
c.         Mengenali pimpinan sekolah ,dewan guru, dewan sekolah dan karyawan (staf) sekolah.
d.        Mengetahui dan mengikuti upacara dan kegiatan ekstrakurikuler.
e.         Membantu mengatur perpustakaan sekolah

2.         Orientasi
Tahap Orientasi pekan awal mahasiswa terjun ke sekolah. Tahap ini adalah sebagai tahap pengenalan, adaptasi. Oleh karena itu tahap ini dilaksanakan sebagai berikut :
a           Perkenalan antara Mahasiswa dengan warga sekolah, dengan teknik diserahkannya mahasiswa PPL kepada pihak sekolah untuk membangun kerjasama dan kesepahaman yang baik.
b          Adaftasi  mahasiswa dengan kondisi lingkungan sekolah.
c           Merancang jadwal PPL dengan Seksi Kurikulum.
d          Mengkondisikan Jadwal dengan rekan-rekan PPL
3.         Praktek Kependidikan
a           Proses belajarar mengajar.
Praktikkan melaksanakan PBM di tiga tingkatan yang berbeda yaitu tingkat X, XI, XII dengan mata pelajaran yang beragam dari Pelajaran PAI diantaranya Qur’an Hadits, Fiqih, Aqidah Akhlaq, Sejarah Peradaban Islam dan Bahasa Arab.
Setiap pertemuan didahului dengan membuat Rencana Pembelajaran dan diperiksakan kepada Guru Pamong kemudian sesudah selesan PBM ditandatangani
b          Praktek pengelolaan Sekolah
Selain melaksanakan praktek juga , Praktikan melaksanakan kegiatan Ektra Kurikuler Kepramukaan dan Pengembangan diri dan selalu dibawah bimbingan guru pembimbing Ekstrakurikuler.

4.         Pelaksanaan
a           Orientasi dilaksanakan tanggal  30 Oktober – 02 Nopember 2011.
b          Praktek kependidikan dilaksanakan pada tanggal 03 Nopember – 03 Desember 2011.
c           Administrasi belajar yang wajib dilampirkan dan dinilai sebanyak 3 kali pertemuan sesuai dengan arahan dari Dosen Pembimbing.

D.   Sistematika Pembahasan
       Dalam penyusun laporan ini penyusun menggunakan sistematika pembahasan sebagai berikut :
BAB.
I
PENDAHULUAN



A. Latar belakang PPL.................................................................



B. Tujuan PPL .............................................................................



C. Gambaran Umum pelaksanaan PPL .......................................



D. Sistematika Pembahasan ........................................................

BAB.
II
PROFIL SEKOLAH LOKASI PPL



A. Keadaan umum MA Darul ’Ulum ........ ................................



B. Sejarah singkat MA Darul ’Ulum ........ .................................

BAB.
III
PEMBAHASAN HASIL PPL




A. Profesional  Guru ...................................................................



B. Peran dan tanggungjawab Guru sebagai Profesi ……………



C. Kelebihan dan kekurangan mahasiswa (praktikkan)      dalam kegiatan PPL sebagai guru yang berkompeten. …….

BAB.
IV
PENUTUP




A. Kesimpulan …………………………………………………



B. Saran-saran …………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………..…

LAMPIRAN-LAMPIRAN …………………………………………………..





















BAB II
PROFIL SEKOLAH LOKASI PPL

A.   Keadaan Umum MA Darul ’Ulum
1.    Identitas
Nama Lembaga                : MADRASAH ALIYAH DARUL ‘ULUM
NSS                                  : 312 322 501 893
NSM                                : 131 323 279 0003
Provinsi                            : Jawa Barat
Otonomi Daerah              : Kota Banjar
Desa / Kelurahan              : Balokang
Jalan dan Nomor              : Jl. Karangpucung No. 005
Kode Pos                         : 46312
Daerah                              : Pedesaan
Status Sekolah                 : Swasta
Kelompok Sekolah           : MK2MA
Akreditasi                                    : B (BAIK)
Surat Keputusan              : Nomor : Kw. 104/PP.066/7381/2002
Penerbit SK                      : Kantor Wilayah Dep. Agama Prov. Jawa Barat
Tahun Berdiri                   : 2005
KBM Efektif                   : Pagi
Bangunan                         : Milik Sendiri

2.    Data Kesiswaan Tahun Pelajaran 2011-2012
No.
Keadaan Siswa
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Jumlah
Lk
Pr
Lk
Pr
Lk
Pr
Lk
Pr
Jml
1
Jumlah Siswa
4
14
11
20
9
10
24
44
68
2
Pindah Masuk
-
-
-
-
-
-
-
-
-
3
Pindah Keluar
-
1
-
-
-
-
-
-
-
4
Pengulangan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
5
DO Keluar
-
-
-
-
-
-
-
-
-
6
DO Kembali
-
-
-
-
-
-
-
-
-
7
Siswa Miskin
-
-
-
-
-
-
-
-
-
8
Rombel
1
1
1
3

5. Strutur Kuriklulum
No.
Mata Pelajaran
Kelas X
Kelas XI
Kelas XII
1.
PAI
JP
JP
JP
a. Alqur’an Hadits
2
2
2
b. Aqidah Akhlaq
2
2
2
c. Fiqih
2
2
2
d. SKI
-
-
2
2.
PKn
2
2
2
3.
B. Indonesia
4
4
4
4.
B. Inggris
4
4
4
5.
Matematika
4
4
4
6.
B.Arab
2
2
2
7.
Fisika
2
-
-
8
Kimia
2
-
-
9.
Biologi
2
-
-
10
Geografi
2
2
2
11
Sosiologi
2
2
2
12
Sejarah
2
2
2
13
SBK
2
2
2
14
Teknologi dan Infarmasi
2
2
2
15
Penjaskes
2
2
2
16
Bahasa Sunda
2
2
2
17
BP/BK
-
2
2


6.    Nama-nama Guru
NO
NAMA LENGKAP
JABATAN
SPESIALISASI
1
Drs. H.U. Ruchiyat
Kepala Sekolah
 Aqidah Akhlak
2
Badar Ismail, S.Hi
Guru
Fiqih, Qurdist
3
H. Icep Aminulloh, S.Ag
Guru
Bahasa Arab
4
Kinkin Komala, S.Pd, M.Pd
Guru
IPA Biologi,PLH
5
Dede Gunara, Amd
Guru
Bahasa Indonesia
6
Yayan Yanto, S.Pd
Guru
Ekonomi, Geografi
7
Ades Aji, M.Ssi
Guru
Sejarah
8
Rika Sri Fitriani, S.Pd
Guru
Matematika, Kimia, Fisika
9
Dede Husni, M.Pdi
Guru
SPI, BP/BK
10
Hendriyana, S.Hi
Guru
PKn, Seni Budaya
11
Hj. Dida Hasanah, M.Pdi
Guru
Aqidah akhlak
12
Happy Kusmaningsih, S.Pd
Guru
Bahasa Inggris
13
Atin Supriatin,SE
Guru
Sosiologi,TIK
14
Lulu Sri Rahayu, S.Pd
Guru
Bahasa Sunda
15
Diki Wahyudin
Guru
Penjaskes
16
Isop Sopiyudun
Guru
TU

B.Sejarah singkat MA Darul ’Ulum
            Tahun berdiri pemrakarsa berkaitan dengan berdirinya MA Darul ’Ulum didirikan Tahun 1973 seluas 500 bata wakaf dari Bapak H. Mahpudin pertama kali mendirikan Madrasah Tsanawiyah dan membangun mesjid pada tahun 1974, memperoleh MI pada Tahun 1986. Lalu pada Tahun 1992 membangun RA. Pada Tahun 2005 membangunh Madrasah Aliyah, dengan batas-batas :
Sebelah Utara                          : Sawah Penduduk
Sebelah Timur                         : Pondok Pesantren Puteri
Sebelah Selatan                       : Pondok Pesantren Putera
Sebelah Barat                          : MIN Karangpucung

BAB III
PEMBAHASAN HASIL PPL
A.   Profesional Guru
       Guru bertanggungjawab kepada kepala sekolah dan mempunyai tugas mengajar secara efektif dan efesien. Tugas dan tanggungjawab Guru Meliputi :
1          Membuat Perangkat Pengajaran
       1.1. Alokasi Mata Pelajaran
       1.2. Program Tahunan dan Semester
       1.3. Program Rencana Pembelajaran
       1.4. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
2.    Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran
3.    Melaksanakan Penilaian proses belajar harian, Ulangan Umum ,Ujian akhir.
4.    Melaksanakan analisis ulangan harian.
5.    Menyusun dan melaksanakan Program Perbaikan dan pengayaan
6.    Mengisi daftar Nilai siswa.
7.    Melaksanakan kegiatan Bimbingan.
8.    Membuat Alat Peraga.
9.    Melaksanakan tugas tertentu disekolah
10.  Membuat catatan tentang klemajuan hasil belajar siswa.
11.  Mengisi daftar hadir siswa.
12.  Mengatur kebersihan Ruangan dan Halaman sekolah
13.  Mengumpulkan data untuk kenaikan pangkat.

B.   Peran dan Tanggungjawab Guru sebagai Profesi
       Guru adalah pendidik profesional, karenanya secara Implisit ia telah merelakan dan memikul sebagai tanggungjawab pendidikan yang terpikul di pundak Orangtua. Mereka ini tatkala menyerahkan anaknya ke sekolah, sekaligus berarti pelimpahan sebagai tanggungjawab pendidikannya kepada Guru. Hal itupun menunjukkan pula bahwa orang tua tidak mungkin menyerahkan anaknya kepada sembarang guru/sekolah karena tidak sembarang orang untuk menjabat Guru.
Syarat untuk menjadi guru diantaranya :
1.    Taqwa kepada Allah SWT
       Teladan bagi muridnya ebagaimana Rasululloh SAW. Menjadi teladan bagi Umtnya.
2.    Berilmu
       Mempunyai Ijazah yang sesuai dengan predikat seorang guru. Kecuali dalam keadaan darurat, misalnya keadaan murid sangat meningkat, sedang jumlah guru jauh untuk mencukupi.
3.    Sehat jasmani
       Guru yang mempunyai penyakit yang menular membahayakan bagi siswa,dan tentu tidak akan bergairah ketika mengajar
4.    Berkelakuan baik.
       Diantara Tujuan pendidikan adalah membentuk Akhlaq baik pada anak dan ini hanya mungkin jika guru itu berakhlaq baik juga.

Sementara itu berkaitan dengan peranan guru dalam pelaksanaan pengembangan kurikulum (KTSP), terdapat beberapa tuntutan profesionalisme guru diantaranya :
1.    Selalu membuat perencanaan konkrit dan detail yang siap untuk dilaksanakan   dalam kegiatan pembelajaran.
2.    Berkehendak mengubah pola fakir lama menjadi pola fakir baru yang menempatkan siswa sebagai arsitek pembangunan gagasan dan guru berfungsi untuk  “melayani”dan berperan sebagai mitra siswa supaya peristiwa belajar bermakna dan berlangsungpada semu individu.
3.   Bersikap kritis dan berani menolak kehendak yang kurang edukatif.
4.   Berkehendak mengubah pola tindak dalam menetapkan peran siswa, peran guru dan gaya mengajar. Peran siswa di geser dari peran sebagai “konsumen” gagasan ( menyalin, mendengar, menghafal ) ke peran sebagai “produsen” gagasan ( bertanya, meneliti, mengarang, menulis gagasan, laporan atau kisah sejarah ). Peran guru harus berada pada fungsi “fasilitator” (pemberi kemudahan peristiwa belajar ) dan bukan pada fungsi sebagai penghambat peristiwa belajar. Gaya mengajar lebih di fokuskan pada model “pemberdayaan” dan “pengkondisian” dari pada model-model “latihan”  drill dan “pemaksaan” (indroktinasi)
5.    Berani meyakinkan kepala sekolah, orang tua dan masyarakat agar dapat berpihak pada mereka terhadap beberapa inovasi pendidikan yang edukatif, argumentative logis dan kritis.
6.    Bersikap kreatif dalam membangun dan menghasilkan karya pendidikan seperti: pembuatan alat bantu belajar, analisis materi dan pembelajaran, penyusunan alat penilaian yang beragam, perancangan beragam alat organisasi kelas dan perancangan kebutuhan kegiatan pembelajaran lainnya.

C.   Kelebihan dan kekurangan  mahasiswa (praktikan)   dalam kegiatan  PPL  sebagai guru yang berkompeten dan  propesional.
1.    Kelebiban Mahasiswa ( Praktikan )
     Kelebihan mahasiswa sebagai guru yang kompeten antara lain :
a           Sudah mengetahui cara pembelajaran yang baik karena sudah di bangku kuliah.
b          Merupakan calon guru yang berazaskan islam, karena belajar dari bangku perguruan tinggi islam.
c           Mahasiswa praktikan merupakan calon guru yang berkompeten karena sudah mempelajari tentang bagaimana jadi guru yang baik dengan segala kesiapan.
2.    Kekurangan Mahasiswa ( praktikan )
Setiap ada kelebihan pasti ada kekurangan karena itu praktikan menyadari sebagai calon guru yang kompeten dan fropesional sangat banyak sekali kekurangannya diantaranya:
a           Kurangnya persiapan dalam proses belajar mengajar, sehingga dalam pelaksanannya banyak sekali kesalahan terutama dalam penguasaan materi.
b          Banyak timbul rasa grogi dalam menghadapi siswa, lebih-lebih pada saat penilaian bersama guru pamong maupun Dosen pembimbing.
c           Kurangnya bertanya pada orang lain sehingga pada pelaksanaannya banyak sekali kesalahan.

Mungkin hanya itu yang dapat penyusun uraikan mengenai kelebihan dan kekurangan penyusun ( praktikan ) dalam melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan .

























BAB IV
PENUTUP

A.   Simpulan
Di bawah ini adalah beberapa kesimpulan dari uraian pembahasan hasil Praktek Pengalaman Lapangan, yaitu:
1.        Tujuan pendidikan dasar adalah memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa untuk mengembangkan hidupnya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara, dan anggota umat manusia serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan menengah.
2.        Sebagai Guru yang profesional harus menyiapkan terlebih dahulu berbagai hal baik moril maupun materil.
3.        Salah satu fungsi pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan adalah memberikan kemungkinan untuk menjalin hubungan yang sinergi antara STAIMA dan sekolah tempat PPL berada, serta memberikan kemungkinan terhadap calon guru dalam rangka Mengembangkan tugas tenaga pendidik atau guru yang lebih baik.

B.   Saran-Saran
       Melihat dari analisis kekurangan dan analisis pelaksanaan PPL, berikut saran-saran yang dapat penyusun sampaikan:
1.         menurut pengamatan penyusun selama pelaksanaan PPL, sudah saatnya sekolah tersebut mempunyai ruang perpustakaan dan ruang laboratorium yang ditata dengan rapih dan koordinir dengan baik, untuk memacu lebih semangat minat belajar siswa, sehingga prestasi yang di raih pun semakin meningkat.
2.        Penyusun mengharapkan untuk kedepan pelaksanaan microteaching seharusnya dilaksanakan sebelum mahasiswa terjun PPL, sehingga ketika pelaksanaan PPL mahasiswa sudah memiliki bekal yang matang. Harus di pertimbangkan pula mengenai waktu sebaiknya memilih waktu pada saat semester awal, agar semua kelas dapat di garap untuk praktek mengajar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar